Redaksi Maluku
15 Jun 2020 21:40 WIT | 25 days ago
image

AMBON,- Gubernur Maluku, Murad Ismail, menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, usai mengikuti acara Rapat Koordinasi (Rakornas) Pengawasan Interen Pemerintah tahun 2020 tentang Kolaborasi dan Sinergi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), Pemeriksa Eksternal dan Aparat Penegah Hukum (APH) dalam dalam rangka pengawasan Percepatan Penangganan Covid- 19 dan program pemulihan ekonomi nasional via video conference, Senin (15/6).

Rakor tersebut berlangsung mulai pukul 11.15 WIT, dibuka secara resmi oleh Presiden serta di hadiri para menteri terkait, Kapolri, Jaksa Agung, Ketua KPK, dan seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Kepada pers, mantan Komandan Korps Brimob Polri ini menyampaikan tiga poin yang disampaikan presiden. Adapun poin penting tersebut, kata Gubernur, Presiden menginstruksikan agar seluruh lembaga pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah agar cepat, tepat dan akuntabel dalam pelaksanaan tata kelola penanggulangan dan pertanggung jawaban atas percepatan penangganan Covid- 19.

Kedua, angkah-langkah pengawasan harus dirancang secara cermat agar keterbatasan sumber daya yang dimiliki tidak menghambat pengawasan.

Ketiga, lanjut Gubernur, diperlukan kolaborasi dan sinergitas yang baik antara APIP, BPK dan APH dalam pengawasan anggaran penangganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Kaitannya dengan arahan Pak Presiden, maka Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku telah menindak-lanjutinya dengan membentuk Tim Akuntabilitas yang terdiri atas unsur Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Tinggi, Inspektorat Provinsi Maluku yang mengawal pendanaan Covid-19 ini, dimulai dari awal perencanaan implementasi hingga pelaporan," terang Gubernur (humasmaluku)

0